UNSUR ALKALI TANAH
Pada sistem periodik logam golongan II A di mulai
dari Be, Mg, Ca, Sr, Ba dan Ra disebut juga sebagai logam-logam alkali tanah.
Ca atau kalsium yaitu berwarna putih keperakan dan merupakan logam yang lunak
diproduksi dengan elektrolisis garam kalsium klorida dan kalsium karbonat
leleh. Kalsium hidroksida adalah senyawa kimia dengan rumus kimia Ca(OH)2,
Kalsium hidroksida dapat berupa kristal tak berwarna atau bubuk putih. Kalsium
hidroksida dihasilkan melalui reaksi kalsium oksida (CaO) dengan air. Senyawa ini
juga dapat dihasilkan dalam bentuk endapan melalui pencampuran larutan kalsium
klorida (CaCl2) dengan larutan natrium hidroksida (NaOH).Kalsium
hidroksida juga disebut kapur tohor atau kapur mati. Kalium karbonat (K2CO3)
merupakan garam putih, yang dapat larut dalam air, namun tidak larut dalam
etanol yang membentuk alkali kuat. Kalium karbonat dihasilkan dari reaksi
kalium hidroksida dengan karbon dioksida. Garam ini digunakan dalam pembuatan
sabun dan kaca.Kalsium karbonat adalah komponen utama mualam dan digunakan pada
produksi semen. Kalsium juga digunakan sebagai struktural tulang dan gizi, ion
kalsium juga memiliki berbagai fungsi biologis seperti transfer aksi hormon,
kontraksi otot komunikasi syaraf dan pembekuan darah.
Stronsium adalah logam lunak dengan warna putih
keperakan, permukaannya dioksidasi oleh udara pada suhu kamar dan menjadi
oksidanya SrO dan nitrit nya Sr2N2
pada suhu tinggi. Kimia barium atau Ba tidak terlalu luar biasa tetapi BaSO4
digunakan sebagai media kontras untuk diagnotik sinar x perut sebab senyawa ini
tidak larut dalam air. Ion Ba2+ sangat beracun dan larut dalam air
yang mengandung ion ini harus ditangani dengan hati-hati. Stronsium adalah
logam lunak dengan warna putih. Ra atau radium terdapat pada bijih uranium,
kandungannya hanya 10-6 kali kandungan uranium. Radium tidak digunakan lagi
sebagai sumber radiasi (Saito, 2004).
Pada praktikum kali ini yaitu mengenai unsur-unsur
alkali tanah yang meliputi reaksi dengan air, sifat asam basa, hidrolisis
klorida, kestabilan thermal karbonat, dan kelarutan beberapa senyawa unsur
alkali tanah. Golongan alkali tanah terdiri atas berilium (Be), magnesium (Mg),
kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba) dan radium (Ra). Anggota pertama,
berilium (Be) bersifat mendekati semi-logam dan anggota terakhir radium (Ra)
bersifat radioaktif sehingga sifat-sifat kimianya tidak banyak diketahui secara
mendalam. Unsur alkali tanah memiliki reaktifitas tinggi, sehingga tidak
ditemukan dalam bentuk monoatomik , unsur ini mudah bereaksi dengan oksigen,
dan logam murni yang ada di udara, membentuk lapisan luar pada oksigen.
Tabel percobaan dengan air
|
Perlakuan |
Hasil |
|
Pita
magnesium + H2O |
Terdapat
sedikit gelembung-gelembung |
Logam Alkali Tanah Bereaksi dengan Air membentuk
logam hidroksida [Mg(OH)2]. Pada percobaan ini, yang dilakukan
pengujian untuk melihat reaksi antara logam alkali tanah dengan air hanya
digunakan logam magnesium, yang diuji dengan dua perlakuan yang berbeda. Pada
perlakuan pertama, logam magnesium direaksikan dengan air dingin dalam tabung
reaksi. Hasil pengamatan yang diperoleh yaitu pada logam magnesium terdapat
gelembung-gelembung gas yang menempel. Menurut literatur, magnesium bereaksi
sangat lambat dengan air pada suhu kamar dan hanya dapat bereaksi dengan air
panas.
Pada
perlakuan kedua yaitu dengan mereaksikan suatu logam magnesium dengan
menggunakan uap air panasdari pembakaran pada bunsen, dimana suatu logam
magnesium yang telah terbungkus dengan suatu kertas saring yang diletakan pada
leher corong yang direndam pada air panas selama kurang lebih 30 menit. Hasil
pengamatan ini hanya dilakukan pengujian dengan kertas lakmus merah, dimana
kertas lakmus merah menjadi sedikit biru, untuk pengamatan kondisi logam Mg
sendiri sulit untuk diamati karena logam Mg yang terbungkus dengan kertas
saring, dan setelah dikeluarkan tidak ada hasil yang dapat diamati. Dari
pengujian dengan kertas lakmus dapat diketahui bahwa logam alkali tanah
bersifat basa jika direaksikan dengan air. Serbuk magnesium bereaksi sedikit
agak lambat dengan air pada suhu normal, tetapi lebih akan lebih cepat jika
dibandingkan dengan uap air.
Komentar
Posting Komentar