Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

PEMBUATAN GARAM MOHR

  Garam Mohr atau biasa disebut garam rangkap. Garam Mohr umumnya digunakan dalam proses pembuatan larutan baku Fe 2+ . Hal ini dikarenakan dari komposisi yang terkandung dalam setiap molekul garam Mohr. Dalam garam Mohr terdapat kation besi (II) dan kation ammonium sebagai unsur utama penyusunnya. Kedua jenis zat ini saling berikatan dengan anion sulfat membentuk suatu garam rangkap. Garam rangkap sendiri merupakan garam yang memiliki dua jenis kation dalam unsure penyusunnya, namun hanya kation logam-lah yang akan menjadi atom pusatnya. Hal ini dikarenakan sifat dari logam yang cenderung melepaskan elektron daripada menangkap. Proses pembuatan garam Mohr dimulai dengan cara melarutkan potongan-potongan logam besi dalam larutan H2SO4. Proses pelarutan ini harus dilakukan sambil memanaskan larutan tersebut. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pembentukan larutan besi (II) sulfat dengan jalan melepaskan ikatan hidrogen pada asam sulfat dan menggantinya dengan logam besi s...

GARAM RANGKAP DAN KOMPLEKS TEMBAGA

Gambar
  Tembaga membentuk senyawa dengan tingkat oksidasi +1 dan +2 namun hanya tembaga (II) yang stabil dan mendominasi dalam larutan air. Dalam larutan air hampir semua garam tembaga (II) berwarna biru yang karakteristik dari warna ion kompleks koordinasi 6, [Cu(H 2 O) 6 ] 2- . Kekecualian yang terkenal yaitu tembaga II klorida yang berwarna kehijauan oleh karena ion kompleks [CuCl 4 ] 2- yang mempunyai bangun geometri dasar tetrahedral atau bujur sangkar bergantung pada kation pasangannya. Dalam larutan encer ia menjadi berwarna biru oleh karena pendesakan ligan Cl - dan ligan H 2 O. Oleh karena itu, jika warna hijau ingin dipertahankan, ke dalam larutan pekat CuCl 2 dalam air ditambahkan ion senama Cl - dengan penambahan padatan NaCl atau HCl pekat atau gas. [CuCl 4 ] 2- (aq)   +     6H 2 O (l)       →   [Cu(H 2 O)6] 2- (aq)       +     4Cl - (aq) Jika larutan amonia ditambahkan ke dalam larutan ...

UNSUR ALKALI TANAH

  Pada sistem periodik logam golongan II A di mulai dari Be, Mg, Ca, Sr, Ba dan Ra disebut juga sebagai logam-logam alkali tanah. Ca atau kalsium yaitu berwarna putih keperakan dan merupakan logam yang lunak diproduksi dengan elektrolisis garam kalsium klorida dan kalsium karbonat leleh. Kalsium hidroksida adalah senyawa kimia dengan rumus kimia Ca(OH) 2 , Kalsium hidroksida dapat berupa kristal tak berwarna atau bubuk putih. Kalsium hidroksida dihasilkan melalui reaksi kalsium oksida (CaO) dengan air. Senyawa ini juga dapat dihasilkan dalam bentuk endapan melalui pencampuran larutan kalsium klorida (CaCl 2 ) dengan larutan natrium hidroksida (NaOH).Kalsium hidroksida juga disebut kapur tohor atau kapur mati. Kalium karbonat (K 2 CO 3 ) merupakan garam putih, yang dapat larut dalam air, namun tidak larut dalam etanol yang membentuk alkali kuat. Kalium karbonat dihasilkan dari reaksi kalium hidroksida dengan karbon dioksida. Garam ini digunakan dalam pembuatan sabun dan kaca.Kalsium...